Sabtu, 25 Juli 2009

akan ditinggal kawin

gue mau ditinggal kawin.
wah itu kata-kata yang orang paling amit-amit kalo sampe harus terucap!
dan kali ini gue yang kena sama kalimat itu.

kadang gue mikir ya, apa iya mereka udah siap bener-bener mau nikah??
karena gue sangat tahu sifat mantan pacar gue itu yg suka mengumbar janji akan menikahi setiap pacar-pacar nya. dan gue juga sedikit banyak tau lah siapa perempuan yang akan dia nikahi. hmmmm agak ragu sih..

tapi ya itu dia, "right person on the right time" berlaku.
kita ga akan pernah tau siapa dan kapan, all of a sudden semua feels right aja!
mudah-mudahan mereka selalu diberkati Tuhan YME. dan bener-bener berkomitmen kali ini
(karena sebelumnya si cewek pernah bertunangan tapi ga jadi nikah, begitu juga si cowok yang pernah ngelamar gue ke orang tua gue tapi akhirannya malah putus).

sempet nyesek juga ngeliat status mereka yang ENGAGED plus photo-photo mereka dengan aksi pamer cincin di FB. rasanya kayak disamber petir, eh halilintar! *JEGEEEEEEEEEEERRRRRRRRRRRRRRRRRRRR* - mata berkaca-kaca, ingus meleleh, nafas terpenggal-penggal.

tapi abis itu gue senyum lagi ah, no more tears. ga penting !
gue yakin someday, oneday semua orang akan bahagia di waktu nya masing-masing.
dan saat D-day nya gue itu dateng, gue percaya gue akan jadi orang yang paling bahagia saat itu di dunia.

KEEP SMILING, AND CHEERS! I'M GREAT!

Minggu, 19 Juli 2009

dosen oh dosen

writing and reporting for broadcasting.
adalah salah satu mata kuliah yag paling berkesan di semester 6 ini selain kapita selekta (seminar). kenapa?

karena mata kuliah ini sangat menguras tenaga, dengan segala tugas dan ujiannya. nah, itu cuma faktor sampingan nya aja sih.... faktor utama nya adalah.....
dosen nya itu loooooooh. OMG. he's so charming dimata gue.

banyak yang sebel sm dia karena dia tengil nya setengah mati dan tugasnya yang bikin kejang.
tapi banyak juga yang suka karena dia ganteng. selain ganteng, dia masih muda banget.
bayangin di umur 26 dia udah jadi dosen, dan dia juga salah satu newsperson di RCTI. bahkan udah berkeluarga dan punya seorang anak laki-laki. mapan banget lah...

pada awalnya gue juga benci banget sama dia karena ke-tengil-an nya. bisa dibilang gue yang paling membenci dia saat itu. tapi seiring berjalan nya waktu kok jadi malah gue yang paling naksir sm dosen ini ya kayaknya..

tapi diluar semua itu, gue jadi bisa ngerasain terjun langsung ke dunia pe warta berita an. gimana rasanya nyari berita smp pagi, ngedit smp ga tidur, dikejar deadline, dll. gue juga bisa tau kalo ternyata gue mencintai dunia itu dan ingin mencoba berkarir dibidang itu. kalo temen gue bilang "got a lesson learned" (akhirnya dia mengakui setelah selama ini maki-maki tapa belas kasihan!!).
ya, itu pembelaan gue selama ini terhadap temen-temen yang menghujat dia, gue cuma bilang "dia ngelakuin semua itu cuma buat kita tau dunia kerja sebenernya seperti apa, one day lo akan berterimakasih kok."

dan gue sangat sedih karena semester ini udah berakhir, ga ada lagi pelajaran bapak (aduh ga enak ya manggil bapak, pacar terakhir gue aja umur nya 26, seumuran dia).
karena tugas dari bapak juga kita sekelas bisa makin akrab dan tambah menyayangi. i wanna say thank you buat bapak ganteng yang selama ini sering diaku sebagai suami banyak orang. yang sering kita perebutkan dalam mencari perhatiannya dan sering juga kita maki-maki dengan kata-kata yang tidak senonoh. kita bisa dan punya mental kuat seperti sekarang salah satunya juga karena tugas-tugas dari bapak. tunggu saya di dunia kerja mu bapak ganteng!!

I LOVE YOU BAPAK GANTENG..

Senin, 06 Juli 2009

tried to see this now

saya selalu berpikir, hal-hal yang terjadi dalam hidup saya ini terlalu menegangkan! tapi belakangan ini saya sedang sering berkumpul dan tertawa bersama orang-orang yang saya kira hidup nya tidak lebih menegangkan dari hidup saya, dan hal itu membuat saya merasa menjadi bagian dari mereka.
saya rasa sepertinya saya saja yang terlalu mendramatisir kehidupan saya, seperti di sinetron-sinetron. saya membuat diri saya adalah orang yang paling tertindas dalam hal apapun. kenyataannya, hal-hal yang saya alami pernah juga dialami bahkan oleh sebagian besar orang siapapun itu.
atau mungkin saya terlalu banyak "bergaul" dengan orang yang hidupnya terlalu menegangkan dan berakibat hidup saya menjadi ikut-ikutan "tegang". ya, hampir dua tahun belakangan ini saya "hidup" bersama orang yang hidupnya sangat menegangkan.tapi saya samasekali tidak ingin menceritakan tentang orang itu.

saya baru menemukan cara agar membuat hidup saya lebih ringan dan lucu, ya lebih simple. saya mempunyai teman teman yang selalu membuat saya tertawa, keluarga yang membuat saya aman, dan urusan perkuliahan yang membuat saya bisa melupakan masalah-masalah yang ada sejenak (karena tugas bertumpuk bergunung-gunung). tapi karena hal-hal itu lah saya menemukan kehidupan saya kembali. :)